Filsafat Ilmu Pada Operasi Perkalian

filsafat
ilmu filsafat

Filsafat Matemtika dalam Meniti Prestasi dan Karier 

Segala apa yang ada di dunia ini bisa kita jadikan sebagai Guru Kehidupan. Jika kita mau memahami dan mempelajarinya. Misalnya pada dunia matematika.

perhatikan operasi perkalian berikut :

  1. (+) x (-) = ( -) negatif
  2. (-) x (+) = ( -) negatif
  3. (-) x (-) = ( +) negatif bertambah
  4. (+) x (+) = ( +) positif

Dari sudut pandang filsafat ilmu matematika , operari (+) artinya sesuatu yg baik dan (-) artinya sesuatu yang buruk. Dari pernyataan poin 1-4 dapat kita jadikan pelajaran sebagai berikut :

  • Jika pribadi orang yang baik, orang yang pintar dan cerdas berada di lingkungan yang buruk atau berteman dengan orang-orang yang pribadinya buruk,bodoh tak berilmu, kalau belum cukup ilmunya, orang yang baik atau orang yang pintar tadi walaupun niatnya baik kemungkinan besar dia akan terpangaruh dengan orang atau lingkungan yg buruk tersebut. Dan hebatnya lagi kalau orang tersebut terus berada pada lingkungan yang buruk, tanpa sadar pribadi seseorang tersebut akan berubah secara perlahan-lahan menjadi pribadi yang buruk, buruk ahlaknya, buruk tingkah lakunya ,buruk pula pola pikirnya dan bisa jadi berpengaruh juga pada produktivitas dan prestasinya.

Gambarannya seperti filsafat makanan ini,  satu baskom kolak kemasukan satu kotoran tai lincung , maka makanan satu baskom kolak tadi akan menjadi kotor, najis dan kita pun tidak akan mau untuk memakannya. baca juga ya Cara  melejitkan potensi diri

  • Jika pribadi seseorang yang baik, orang pinter, orang yang berprestasi ingin terus menjadi orang baik, pinter dan berprestasi maka dia harus berada di lingkungan yang baik, lingkungan yang bisa mewujudkan impian cita-citanya atau berteman dengan orang-orang yang pribadinya baik, orang-orang yang visi dan misinya sama dengan visi-misi anda.
  • Prestasi yang baik, nama baik, kepopuleran, pangkat, jabatan akan  bisa tahan lama (langgeng), dan bahkan namanya menjadi abadi karena diabadikan oleh generasi selanjutnya karena prestasi dan jasa-jasa yang telah dilakukannya itu jika dan hanya jika cara mencari dan memperolehnya dilakukan dengan cara-cara yang baik dan benar.

Filsafat yang terbaik adalah ketika kita bisa memahami kelebihan dan kekurangan kita, langka untuk memahami diri adalah dengan memahami cara kerja otak kita

Ingat kata pepatah “ kalau kita menanam padi pasti tumbuh rumput, tapi kalau kita menanam rumput jangan berharap akan tumbuh padi”. KEMBANGKAN SENDIRI

YA….

 

Be Sociable, Share!

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*